DEPOK – Seorang pria berinisial RA (20) telah ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian usai menganiaya istrinya hingga harus menjalani operasi mata di Depok, Jawa Barat. Pasangan suami istri (pasutri) ini diketahui baru dua bulan menikah saat insiden kekerasan tersebut terjadi pada Senin, 29 Desember 2025.
Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi menjelaskan bahwa pernikahan RA dan korban baru terjalin sejak Oktober 2025. “Ya betul mereka menikah pada bulan Oktober 2025. Jadi setelah kejadian ini mereka baru menginjak perkawinan yang kedua (bulan),” ujar AKP Made Budi kepada wartawan, Senin (29/12/2025).
Pemicu Penganiayaan: Ponsel dan Game Online
Menurut kepolisian, pemicu penganiayaan ini bermula dari cekcok antara pelaku dan korban. RA disebut meminjam ponsel istrinya untuk bermain game online, namun tidak diizinkan.
“Penyebab awal memang pelaku dan korban ini dikategorikan pasutri, pasangan suami istri yang masih muda. Kemudian dikarenakan cekcok ketika pelaku meminjam handphone milik istrinya namun tidak diperkenankan sehingga merasa marah,” jelas Made Budi.
Kemarahan RA kemudian berujung pada tindakan kekerasan fisik. “Kemudian terjadilah beberapa kali tindakan kekerasan yang dilakukan oleh pelaku. Pelaku meminjam handphone milik korban dengan maksud untuk memainkan sebuah game, game online,” tambahnya.
Kekerasan Fisik Berujung Operasi Mata
AKP Made Budi merinci tindakan kekerasan yang dilakukan RA. Pelaku melempar ponsel ke arah wajah korban, yang mengenai mata kiri istrinya. “Pada saat itu pelaku melakukan penganiayaan dengan cara melempar handphone miliknya ke arah wajah sehingga mengenai mata sebelah kiri korban. Ketika pelemparan tersebut, korban dengan serta-merta meringis kesakitan dan kemudian segera dilakukan penanganan lebih lanjut ke rumah sakit,” ungkapnya.
Selain lemparan ponsel, pelaku juga melakukan kekerasan fisik lainnya. “Ya diketahui ada kekerasan fisik lainnya yaitu dengan cara memukul menggunakan tangan ke arah wajah. Kemudian menginjak paha korban sebanyak dua kali, kemudian serta ada beberapa pukulan ringan lainnya ke arah wajah,” pungkas Made Budi.
Korban kini tengah menjalani penanganan medis lebih lanjut, termasuk operasi mata akibat luka yang dideritanya.






