Santri Mandiri, Kuasai Liding Sektor Perekonomian

Jombang – Menjelang peringatan hari santri 22 oktober 2017, Panitia hari santri 2017 PCNU kabupaten Jombang mengadakan acara seminar dengan tema “Melacak rekam jejak santri dalam kemandirian” yang bertempat di UNIPDU Jombang. Dalam seminar tersebut menghadirkan dua narasumber, Prof Kacung Marijan Ph.D. dan  Bapak Fauzi Rahman, seorang alumni pondok pesantren Nurul Jadid Paiton yang sukses menjadi owner titian group.

Ketua pelaksana hari santri 2017 dalam sambutanya menyatakan bahwa kegiatan ini akan mendorong para santri untuk lebih mandiri.

“Santri tidak hanya ngaji dan ngaji, tetapi juga mengembangkan kemandiriannya selama di pondok diaplikasikan didalam kehidupan berekonomi. Sejarah mencatat, KH. Hasyim Asy’ari setiap hari Senin dan Kamis meliburkan ngajinya. Beliau berdagang dan santrinya diberikan keleluasaan untuk mengisi waktu libur dengan kegiatan-kegiatan sosial atau bahkan bernuansa ekonomis guna menunjang kebutuhannya.”

Pria yang kerap disapa Gus Aik ini juga mendorong kaum muslim untuk menguasai linding sektor perekonomian.

“Selama ini sektor ekonomi dikuasai oleh non muslim, padahal jika kita sadari bahwa kaum santri memiliki potensi yang sangat besar. Sudah saatnya santri menjadi produsen jangan hanya menjadi konsumen sehingga keuntungan dimiliki oleh golongan-golongan tertentu saja”

Seperti diketahui bahwa tahun ini adalah tahun ketiga perhelatan akbar hari santri yang dimulai dari tahun 2015. Hal ini tertuang dalam keputusan presiden No 22 tahun 2015. Pada tahun ini hari santri memiliki tema besar “Santri Mandiri, NKRI Hebat”.

Leave Comments