Peran Pondok Pesantren Darussalam Blokagung dalam Pengembangan Pendidikan

PP. Darussalam Blokagung

“Peran Pondok Pesantren Darussalam Blokagung dalam Pengembangan Pendidikan”
Oleh : M. Abdul Aziz*

Pesantren merupakan lembaga pendidikan non formal yang lebih menekankan pada pendalaman ilmu keagamaan. Dalam sejarah dapat dilihat bahwasanya pesantren tidak hanya memiliki peran sebagai sebuah lembaga pendidikan semata, namun juga turut andil dalam perjuangan untuk mencapai kemerdekaan dan mempertahankan kemerdekaan dari penjajah. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya santri pesantren yang berjuang melawan penjajah. Misal saja dari peristiwa resolusi jihad yang dicetuskan oleh Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari di Surabaya menunjukan perjuangan laskar Hisbullah melawan para penjajah.

Selain sebagai lembaga yang membantu perjuangan Indonesia dalam mencapai dan mempertahankan kemerdekaan, pesantren yang juga sebagai lembaga dakwah Islam memiliki peran yang juga tak kalah penting dalam proses penyebaran agama Islam di Indonesia. Bertempat didaerah Banyuwangi, tepatnya didusun Blokagung kecamatan Tegalsari kabupaten Banyuwangi, terdapat sebuah lembaga pendidikan baik keagamaan (pondok pesantren) sekaligus pendidikan formal yakni Pondok Pesantren Darussalam Blokagung.

KH. Muhtar Syafa’at atau lebih sering dipanggil Mbah Kyai, pengasuh dan pendiri pondok pesantren Darussalam Blokagung Tegalsari Banyuwangi mempunyai peran penting dalam proses penyebaran agama Islam di Banyuwangi yang pada masanya mayoritas penduduk Blokagung masih beragama Hindu. Sosok KH. Mukhtar Syafa’at yang banyak menguasai ilmu keagamaan menjadikannya seorang yang disegani oleh para santri dan masyarakat Blokagung karena selain dalam bidang ilmu keagamaan, KH. Mukhtar Syafa’at memiliki perangai yang santun, ramah dan menjadi tauladan bagi para santri serta masyarakat sekitar.

Pondok pesantren Darussalam Blokagung Banyuwangi yang notaben nya sebagai lembaga pendidikan keagamaan juga tak mau lepas tangan terhadap pentingnya pendidikan formal. Hal ini terbukti dengan adanya pendidikan formal dalam kurikulum pondok pesantren Darussalam Blokagung mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar Darussalam (SD), MTs Al-Amiriyyah, SMP Plus Darussalam, MA Al-Amiriyyah, SMA Darussalam, SMK Darussalam dan Institut Agama Islam Darussalam (IAIDA) serta Akademi Komunita Darussalam (AK Darussalam).

Selain sebagai lembaga pendidikan formal, pondok pesantren Darussalam Blokagung juga sebagai lembaga pendidikan keagamaan (pendidikan non-formal) yang biasa dikaji dalam pondok pesantren. Pendidikan non formal yang ada di Pondok Pesantren Darussalam Blokagung juga memiliki beberapa pembagian yang mana diantara banyaknya pembagian tersebut dimaksudkan sebagai tolak ukur dari setiap santri yang mempelajarinya. Pendidikan non formal atau juga bisa disebut dengan Madrasah Diniyyah di pondok pesantren Darussalam Blokagung pun juga memiliki tingkatan yang setara dengan pendidikan formal. Tingkatan-tingkatan dalam Madrasah Diniyyah Darussalam Blokagung diantaranya adalah, pertama yaitu Madrasah Dinniyah tingkat Ula yang mana madrasah diniyyah ini sama tingkatannya dengan sekolah dasar dalam pendidikan formal. Kedua, Madrasah Diniyyah Wustho. Madrasah diniyyah Wustho ini setingkat dengan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam pendidikan formal. Ketiga, Madrasah Diniyyahtingkat Ulya yang juga setingkat dengan Sekolah Menengah Atas (SMA) dalam pendidikan formal. Dan yang terakhir adalah Ma’had Aly yang mana ma’had aly ini juga setingkat dengan perguruan tinggi dalam pendidikan formal.

Pendidikan formal yang ada di pondok pesantren Darussalam Blokagung tersebut memiliki kurukulum pendidikan yang selalu mengikuti perkembangan dunia pendidikan nasional. Dari banyaknya pendidikan formal yang terdapat di pondok pesantren Darussalam Blokagung tersebut membuktikan bahwasanya pondok pesantren Darussalam Blokagung memiliki peran dalam bidang pendidikan untuk semua kalangan yang ingin mendapat pendidikan secara formal selain pendidikan keagamaan yang menjadi ciri khas setiap pondok pesantren yang ada di Indonesia.

Selain mengajarkan mengenai ilmu keagamaan dan juga pendidikan formal, pondok pesantren Darussalam Blokagung juga memberikan ruang untuk para santri mengembangkan bakat dan minat sesuai dengan kemampuan dan keahlian santri dengan adanya ekstrakulikuler. Dari banyaknya ekstrakulikuler yang ada untuk mengembangkan minat dan bakat para santri ini menunjukan bahwasanya dewasa ini pondok pesantren tidak hanya mengajarkan tentang ilmu agama semata, namun juga banyak memiliki ekstrakulikuler yang turut membantu pembelajaran bagi para santri. Sebagai contoh saja terdapat ekstrakulikuler Maziyatul Fata yang mana ekstrakulikuler ini mengajrakan terhadap para santri agar bisa menjadi da’i yang handal yang langsung dibimbing oleh para pembimbing yang handal.

Pondok Pesantren Darussalam Blokagung saat ini menjadi salah satu pondok pesantren terbesar di Banyuwangi terus melakukan pembangunan dan perbaikan baik dari segi infrastruktur seperti gedung pendidikan dan juga memberi tenaga-tenaga pengajar yang berkompeten dalam bidangnya masing-masing. Hal tersebut dimaksudkan guna terus mendukung dan mendakwahkan bahwasanya pendidikan dalam pondok pesantren juga mampu bersaing dalam perkembangan teknologi yang semakin maju seperti saat ini. Peran pondok pesantren dalam lembaga pendidikan dan dakwah dewasa ini sudah semakin berkembang dengan pesat seiring perkembangan teknologi yang terus maju. Pondok pesantren Darussalam Blokagung yang menjadi salah satu dari banyaknya pondok pesantren di Indonesia menjadi sebuah lembaga pendidikan dan juga lembaga dakwah dalam penyebaran ajaran Islam yang selalu mengikuti zaman.

Terakhir dalam tulisan singkat ini penulis menyatakan bahwasanya peran pondok pesantren sekarang ini telah mengalami perubahan. Perubahan-perubahan yang terjadi dalam pondok pesantren terjadi lantaran perkembangan teknologi serta revolusi industri 4.0. Namun, perubahan tersebut bukan menjadi hambatan bagi pondok pesantren untuk tetap eksis sampai sekarang. Pesantren masih menjadi lembaga pendidikan dan dakwah islam yang banyak diminati oleh kalangan masyarakat baik Indonesia bahkan sampai luar negeri.

*Alumni PP Darussalam Blokagung, sekarang melanjutkan pendidikan S1 di Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Leave Comments