Siapkan Santri Mandiri, RMI NU Gelar Sociopreneur di Semarang

Semarang, NU ONline
Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) atau Asosiasi Pesantren NU bekerja sama dengan PT Astra Internasional, dan Pesantren Sunan Gunung Jati menggelar Seminar Kampung Berseri Astra (KBA) Sociopreneur Pesantren di Sunan Gunung Jati Ba’alawy, Gunungpati, Semarang, Rabu (26/09). 
Pengurus Yayasan Dharma Bakti Astra (YDBA) Qasim Hidayatullah menjelaskan, yayasan ini didirikan pada tahun 1980 dengan spirit seperti pohon rindang. “Jadi setiap orang bisa berteduh di bawah pohon rindang ini.” katanya. 
Bentuk dari pada bakti PT Astra lanjutnya, sementara ini sudah berjalan melalui berbagai pendampingan, pelatihan, pengembangan bisnis dan lain sebagainya. Di Semarang, salah satunya di Ambarawa. Di Jawa Tengah ada di Tegal, Klaten.
“Jadi Astra ini ingin sejahtera secara rama-ramai, tidak sendiri. Nanti dengan koperasi, misalnya Pesantren Gunung Jati punya produk, dan dikasih label Sunan Gunung Jati,” jelasnya kepada NU Online.
Saat ini kerjasama yang telah terjalin antara Astra dengan Pesantren Sunan Gunung Jati adalah dalam bidang otomotif dan perbengkelan. 
“YDB tidak asing dengan pesantren, YDBA memberikan peluang bagi santri untuk menjadi mekanik yang mandiri, syaratnya sudah lulus SMA, lewat Program Putus Sekolah (PPS). Nantinya bisa bekerja dengan AHASS motor,” tandas Qasim.   Pengurus PP RMI Pusat Khoironi menjelaskan, tidak hanya bekerja sama tentang perbengkelan, RMI siap memfasilitasi pesantren-pesantren yang ingin mengembangkan bisnisnya di bidang apapun.  
“Sering-sering main ke RMI. Nanti ada kerjasama apa, bisa kita komunikasikan.  seumpama ingin jadi distributor Wings Food, Garuda Food, nanti kita kasih aksesnya ke pabrik,” tandasnya. 
Bagi komunitas pesantren yang ingin konsultasi dengan RMI seputar bisnis pesantren, bisa menghubungi narahubung 082125151986 atas nama Khoironi. Atau bagi yang ingin berhubungan dengan YDBA dapat menghubungi narahubung 08114014045 atas nama Qasim. 
Acara yang dihadiri Wakil Gubernur Jawa Tengah H Taj Yasin Maemun bersama komunitas-komunitas pesantren se-Jawa Tengah ini, selain seminar, juga menghelat pameran hasil produk-produk sociopreneur dari komunitas pesantren serta masyarakat. (Ahmad Mundzir/Muiz

Leave Comments